Sabtu, 29 Januari 2011

cantik dan menarik

                                                                                                                                                                                                    Dalam perkembangannya,cantik secara lahir 
selalu di bentuk oleh bangsa-bangsa yang merekayasanya,apakah disebuah komunitas menganggap bahwa hidung mancung adalah simbol kecantikan.itu tergantung komunitas itu,dan tradisi semacam ini [pembentukan persepri itu] bisa dibentuk dan direkayasa melalui cara-cara tertentu.pun bisa ditularkan atawa disosialisasikan kekomunitas lain.media masa adalah salah satunya.
Kecantikan batiniyah adalah kecantikan dari dalam diri.ini memang agak abstrak alias ngga bisa dilihat dengan mata telanjang.tapi bisa dirasakan keberadaannya.Apakah sepasang sepatu itu layak dikatakan bagus kalau ia begitu rapuh sehingga tidak bisa dipakai untik berjalan? 

      Kecanhtikan batiniyah dipandang pada sejauh mana aspek lahir itu memiliki fungsi secara optimal bagaimana seseorang dapat menciptakan sesuatu 'energi' yang telah ada dalam diri.Ennergi inilah yang dapat dikembangkan melalui pengalaman,ilmu,dan kebijaksanaan.dengan itu semua,seseorang dapat 'cantik-menarik' tanpa harus ada efek samping dari apa yang dilakukannya itu.berbeda dengan aneka silikon,operasi wajah,dan sebagainya yang sangat memungkinkan terciptannya efek samping yang tidak diinginkan.
Sesuatu yang terpancar dari kecerdasan yang gemilang,seutas senyum yang ikhlas,dan sepotong salam yang ramah akan memberikan tampilan kecantikkan tersendiri bagi si wnita itu sendiri. 
      Tidak dapat dipungkiri,bahwa sunnatullah berjalan.Bahwa masa akan menyeret kita pada pusaran arus waktru,dan tak akan pernah kembali lagi.Bayi,balita,anak-anak,kemudian menjadi dewasa,menjadi orang tua,lanjut usia dan mati.Bahkan,sebagian dari kita mungkin tidak melewati fase setelah ini.Barangkali Allah yang maha berkehendak tidak memperpanjang masa kontrak kita hidup didunia,sebelum kkita lanjugt usia.Bisananti sore.besok pagi atawa lusa.  
Kecantikan lahiriyah,secanggih apapun tehnologi manusia,tak dapat dihindari akan memudar seiring demgan berjalannya waktu.toh tehnologi manusia hanya sarana memperlambat proses saja.yang itupun serba relatif keberlakuannya.Sedangkan teknologi Allah adalah mutlak adanya.Kecantika fisik akan dimakan usia.lebih-lebih jiwa tak lagi dikandung badan.segala apa yang di miliki akan sirna dalam masa yang tak seberapa lama,yang tinggal janyalah amalan kita.
     Muslimah mau tampil secara fisik?nggak masalah!yang jelas cantik secara fisik bagi muslimah haruslah mengikuti kaidah-kaidah syar'i yang disyari;atkan oleh addien yang mulia Al-islam.kalau dipemahasan diatas,fungsi lahiriyah itu lebih esensial dari dari kecantikan itu.maka tak pelak kecantikan tak hanya dipadang dari seberapa ia putih,atawa semancung apa atau seberapa kurus.Ini semua mestinya membuat kita berbesar hati dengan karunia yang Allah berikan kepada kita.Dengan melulu menyesali apa yang ada[Ah,hidungku kok kurang mancung.ya,dst,dsb].akan bikin kita lupa diri,tidak tahu diri dengan banyak nikmat diberikan alat-alat tubuh yang sempurna pleh Allah.Dan ini akan menimbulkan Allah marah.
       Meski demikian,seorang muslimah yang taat juga kudu menjaga kecantikannya dalam bentuk menjaga kesehatannya dan kebugaran tubuh.memp[erhatikan gizi makanan,juga menjaga diri dari kebersihan lingkungannya.Pokoke upaya-upaya yang di lakukan untuk menghasilkan kualitas tubuh yang kuat.dan amal kita ngga bisa jalan kecuali ditunjang dengan tubuh yang sehat.iya kan?.






Minggu, 02 Januari 2011

Pertanyaan Umum



http://www.sketsabisnis.com/?id=hasanbis

Ingin dapat sumber incom baru sesara online? klik aja link di atas.anda akan di bimbing sampai benar-benar bisa mendapatkan uang secara onlin dan bergaransi.dijamin!

Masa lalu,taman penyegar di kala perlu





     Tidak semua masa lalu itu negatif.bahkan masa lalu harus tetap di dudukan dalam bingkai yang tepat.Hari ini disebut hari ini,juga jarena ada hari kemarin.sebagaimana disebut hari esok.begitulah seluruh perjalanan hidup tak pernah sepi dari petuah,apapun bentuknya.dari kata-kata hingga berderet peristiwa.semuanya nyata adasnya manfaat dibaliknya.Al-Qur'an sendiri sebagiannya berisikan kisah-kisah para umat terdahulu.bahkan kisah-kisah di dalam Al-Qur'an merupakan kisah terbalik,tak lain agar kita belajar dari masa lalu.Allah SWT berfirman,"Demikianlah kami kisahkan kepadamu[Muhammad] sebagian kisah yang telah lalu,dan sesungguhnya telah kami berikan kepadamu dari sisi kami suatu peringatan [Al-Qqur'an].[QS.thaha:99].                                               Banyak sekali fungsi-fungsi masa lalu itu.di antaranya sebagai pengingat ,sebagai sarana belajgar.Allah SWT berfirman,"berapa banyaknya kota yang telah kami binasakannuya,yangpenduduknbya dalam keadaan dzalim.maka[tembok-tembok]kota roboh menhutupi atap-atapnya dan [berapa banyakpula] sumur yang telah di tinggalkan,dan istana yang tinggi.maka apakah mereka tidak berjalan di m,uka bumi lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami.yang dengan itu mereka dapat mendengar?sesungguhnya,bukanlah mata mereka itu buta,tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada."[QS.Al-Hajj:45-46].  maka apapun warna masda lalu kita,dalam batas tertentu ia tetap ada gunanya,tetapi ia bukan segala-galanya.tetapi seperti taman rekreasi bagi jiwa kita.kadang kita perlu memutar ulang,sekedarnya.agar kita bisa berwisata sejenak.mengenang seluruh lorong-lorong hidup yang pernah kita lalui.untuk kemudian kembali kepada apa yang nyata di hari ini.untuk selanjutnya menatap hari esok dengan lebih hati-hati.                                                                                                                                                                      merenungkan masa lalu,harus juga di iringi dengan membayangkan masa depan.terlebih dalam kehidupa ahirat.agar terjadi keseimbangan yang wajar,kita harus menumbuhkan kesadaran dalam diri.bahwa segala kehidupan ini akan ada ahirnya.tinggal masalahnya bagaimana akhir diri kita.Orang-orang saleh pendahulu kita,banyak mengajarkan bagaimana mereka sering menangis membayangkan apa yang akan terjadi esok pada dirinya.Seperti yang di lakukan oleh Rob' bin Hutsaim,suatu malam ia melakukan shalat tahajjud.ia membaca firman Allah yang